“Kami menyadari bahwa tindakan pencegahan lebih efektif daripada penindakan. Karena itu, kami memerintahkan petugas jaga piket dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan patroli lanjutan dan memberikan edukasi kepada para remaja tentang bahaya balap liar,” jelas AKP Verry Purba.
Tindakan cepat yang dilakukan oleh Waka Polres Simalungun dan jajarannya mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Beberapa warga yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan rasa terima kasih karena kehadiran polisi telah mencegah aktivitas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan kegaduhan di lingkungan mereka.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Simalungun yang telah mencegah aksi balap liar ini. Sebelumnya, beberapa kali kami merasa terganggu dengan suara bising dari motor yang digunakan untuk balap liar, belum lagi kekhawatiran kami tentang keselamatan pengguna jalan lain,” ungkap Budi, salah seorang warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian.
Kegiatan pencegahan balap liar ini merupakan bagian dari upaya Polres Simalungun dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya selama bulan suci Ramadhan. Melalui pendekatan preventif dan humanis, Polres Simalungun berusaha untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi masyarakat untuk menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk.




