“Untuk apa berlama – lama, tujuan kesini untuk bersenang – senang. Khususnya untuk melihat anak berenang di air danau yang dangkal sepuasnya sambil bersendawa sembari tertawa bersama,” pungkasnya.
Pemungut retribusi karcis, Ronaldo Napitupulu juga tidak menyangkal turunnya kunjungan wisatawan karena naiknya air danau, terlebih saat ini curah hujan sangat tinggi sehingga membatasi pelancong untuk datang.
“Kendati harus diakui, kunjungan sangat menurun jika dibanding dengan tahun 2023 kebelakang, kendaraan dan sepeda motor mengantri di pintu masuk. Padahal ini suasana libur panjang,”tukas Ronaldo.
Menurut Ronaldo, sangat memungkinkan penurunan kunjungan wisatawan bukan hanya disebabkan naiknya air danau, bisa jadi kejenuhan dari pengunjung sebelumnya karena daya jual dari pantai sebatas pantai dangkalnya saja tanpa dibarengi variasi wisata lainnya.
“Sudah selayaknya, pihak swasta melirik untuk berinvestasi membuka dunia usaha, juga Pemerintah Kabupaten Toba melakukan atraksi untuk menambah daya tarik wisata ini,” tandasnya. (NM/Red)




