Warga yang menyaksikan kejadian segera melapor ke kepala desa setempat, yang kemudian menginformasikan kepada pihak kepolisian. Tim kepolisian bersama warga setempat langsung bergerak menuju lokasi di bawah jembatan. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di pinggir aliran Sungai Silau, tepat di atas sebuah batu besar.
“Sesampainya di bawah, korban ditemukan di pinggir aliran Sungai Silau dalam keadaan meninggal dunia. Jasadnya segera dievakuasi ke rumahnya di Dusun VI Desa Huta Padang,” tambah Kasi Humas.
Korban mengalami sejumlah luka serius akibat jatuh dari ketinggian. Ia mengalami patah tulang di pangkal leher, bahu kanan dan kiri, serta tulang rusuk bagian kanan dan kiri. Luka-luka ini menjadi penyebab utama kematiannya. Namun, pihak keluarga korban memilih untuk tidak melakukan autopsi lebih lanjut.
Jembatan Gantung Marhancing, yang menjadi lokasi kejadian, adalah salah satu infrastruktur tua yang sudah berusia puluhan tahun. Kondisinya yang sudah rapuh membuatnya rawan kecelakaan, terutama jika digunakan tanpa perawatan yang memadai. (Red)




