Dua hari sebelum buat laporan, sepeda motor Honda Beat BK 6750 MBS milik Latifah dilarikan seorang perempuan RSS yang dikenalnya sebagai rentenir di Desa Perdamean Kecamatan Tanjung Morawa.
Menurut keterangan Latifah, RSS mengambil sepeda motornya saat ia hendak menjemput anaknya di sekolah pada Selasa (22/10/24) lalu.
“Sepeda motor itu baru kami kredit sebulan. Aku pakai untuk jemput anak. Saat itu saya sedang duduk di kantin bersama ibu-ibu lain. Tiba-tiba datang RSS dan langsung mengambil kunci sepeda motornya. Katanya suami ku masih ada utang dulu pas minjam sejuta. Jadi motor itu diambilnya. Sampai sekarang entah dimana disembunyikannya motor itu,” kata Latifah Hanum.
Dari pengakuan suaminya, Latifah menyebut suaminya pernah berhutang Rp 1 juta kepada RSD sekitar 8 tahun lalu. Bunganya Rp 200.000 sebulan. Saat itu suaminya terus membayar bunga terus-terusan dan lebih dari setahun karena belum punya pekerjaan.
“Sempat dibayar Rp 350.000 terakhir tinggal Rp 650.000. Tapi itupun terus-terusan kena bunga dan gak diakui udah dibayar Rp 350.000. Selain harus bayar Rp 1 juta harus bayar juga bunganya. Suami ku semenjak itu gak pernah lagi bayar karena gak sanggup,” kata Hanum.




