“Setiap dua minggu sekali, kami akan memberikan materi secara online, disertai e-book untuk pegangan wartawan,” ungkapnya. Mahmud pun tidak menutup kemungkinan untuk mengadakan pelatihan secara offline jika ada permintaan dari daerah.
Wakil Sekjen DPP PJS, Muhammad Yasir, juga menyampaikan materi tentang Membuat dan Menyuting Berita, sementara Yanto Budiman Situmeang membawakan sesi tentang Etika dan Teknik Wawancara.
Pelatihan jurnalistik ini dibuka oleh Ketua Dewan Pembina DPD PJS Riau, Husni Tamrin, SH, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap gagasan dan ide yang luar biasa dari pengurus DPC PJS Pelalawan.
“Ini penting karena banyak wartawan yang bermunculan. Mereka harus dibekali dengan pengetahuan yang memadai tentang tugas dan tanggung jawab seorang wartawan,” ungkap Husni.
Ia berharap ke depan akan muncul wartawan yang kompeten dan profesional di Pelalawan, sehingga masyarakat akan teredukasi oleh karya jurnalistik yang bertanggung jawab.
“Ini langkah maju dan saya sebagai Ketua Dewan Pembina DPD PJS Riau bangga atas program kerja dari DPD Pelalawan yang konsen dengan bidang pendidikan wartawan ini,” tegasnya, sembari membuka pelatihan jurnalistik di Pelalawan.




