“Prosesnya memang tidak mudah, tapi kami yakin dengan komitmen yang kuat, PJS bisa segera menjadi bagian dari Dewan Pers,” lanjut Yanto.
Ketua DPC PJS Pelalawan, Pranseda Simanjuntak, SH, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan jurnalistik ini bertujuan untuk melengkapi wartawan anggota PJS dalam menghadapi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Pelalawan. Banyak dari mereka yang belum memahami prosedur UKW, yang sering kali menjadi momok menakutkan.
“Lewat pelatihan ini, minimal anggota PJS bisa mendapat gambaran terkait dengan proses jalannya UKW, sehingga peserta tidak terkejut ketika berhadapan dengan penguji nanti,” ungkap Pranseda dengan penuh bijak.
Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, menegaskan bahwa PJS berfokus pada dua program utama: pendidikan jurnalistik dan perlindungan wartawan.
“Kami siap melindungi wartawan dari upaya kriminalisasi karya jurnalistik serta meningkatkan kompetensi mereka melalui pelatihan,” tegas Mahmud, yang membawakan materi tentang Hukum Pers dan Etika Jurnalistik. Ia juga mengungkapkan komitmen PJS untuk rutin memberikan pelatihan.




