Menurutnya, pada tahun 2018 pemerintah memberikan BPNT sebesar Rp110.000 kepada KPM di Singkawang dan untuk menyalurkan BPNT tersebut di tunjuklah 10 e-warung yang tersebar di 10 kecamatan di Singkawang.
“BPNT sebesar Rp110.000 di salurkan kepada penerima manfaat dengan memberikan beras bervariasi antara 9-10 Kg, berdasarkan pedoman umum seharusnya bahan pangan yang diberikan adalah berupa beras dan/atau telur,” ungkapnya.
Kemudian, pada bulan Januari-sampai Pebruari 2020, pemerintah menaikkan bantuan sebesar Rp150.000 yang berdasarkan pedoman umum 2020 dapat dibelikan bahan pangan antara lain, Karbohidrat berupa beras, sagu, jagung dan pipilan.
Kemudian, protein hewani berupa telur, daging sapi, ayam dan ikan. Dan protein nabati berupa kacang-kacangan termasuk tahu atau tempe.
Selanjutnya, vitamin/mineral, sayur mayur dan buah-buahan.
Menyikapi kenaikan tersebut, maka e-warung menambah bahan pangan yang diberikan kepada KPM berupa beras 10 Kg dan telur 10 butir yang dipasok oleh Ariyanto.




