Dilanjutkannya, terhadap apa yang diberikan, diharap tidak dinilai dari besaran materinya, melainkan merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap sesama.
“Saya tidak bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan semua pihak. Hari ini kami datang dengan niat meringankan beban keluarga, akan kebutuhan asupan gizi anak kami di sini. Kami ikhlas, semoga anak atau cucu kami kondisinya dapat normal kembali,” ujar Acan.
Pihaknya juga berharap adanya perhatian susulan yang datang dari berbagai organisasi sosial lainnya. Sebab, walau mereka terbilang pertama berkunjung, tapi dia yakin bocah penderita stunting itu, akan kembali didatangi komunitas-komunitas sosual lainnya.
Mewakili orang tua bocah penderita stunting, Yasmir Chaniago selaku Ketua Pokja Kampung KB (Keluarga Berkualitas) Kelurahan Rantauprapat didampingi petugas/kader TPK Lingkungan Paindoan, Yusnidar Tanjung dan Nur Helen Siregar, mengucapkan terima kasih atas perhatian tersebut.
“Terima kasih kepada PC InTi, Yayasan Sosial Budi Agung dan Pundi Amal Budi Agung serta donatur lainnya yang respon akan kondisi ini. Kami tahu, bukan kali pertamanya organisasi ini hadir dalam kegiatan bakti sosial,” ujarnya.




