Jika Pemkab OKI tidak segera melakukan perubahan yang signifikan, bukan tidak mungkin kondisi keuangan daerah akan semakin memburuk. Hal ini tentu akan berdampak pada pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat OKI.
Oleh karena itu, menurut pengamat yang mengenyam Pendidikan di Universitas Terbuka ini, Pemkab OKI harus segera mengambil langkah-langkah konkret untuk meningkatkan PAD.
“Intensifikasi dan ekstensifikasi saja tidak cukup. Pemkab OKI juga harus melakukan reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan menciptakan iklim investasi yang kondusif,” jelasnya.
Menurut dia, hanya dengan cara itu, Pemkab OKI dapat mewujudkan janji manisnya untuk meningkatkan PAD dan mensejahterakan masyarakat OKI. Jika tidak, janji tersebut hanya akan menjadi bualan kosong yang tidak bermakna. (M.TAHAN)




