Informasi lain dari Kepling I Kampungmasjid Bahrum menyebutkan, tertangkapnya buaya tersebut hasil dari ‘pancing’ Ridwan Simanjuntak atau yang lebih sering dipanggil warga dengan sebutan Atok Duan.
Pria berusia 56 tahun tersebut berinisial memancing predator air tersebut pada Sabtu malam di kawasan Sei Daun. “Saat itu air sedang pasang,” ujar Kepala Lingkungan I Kampungmasjid Bahrum.
Diketahui terpancingnya buaya itu sekitar tengah malam. Saat itu air sudah surut dan kondisi leher buaya terlilit oleh tali pancing. “Jadi saat ditemukan buaya sudah mati dan posisi tergantung,” jelasnya.
Selanjutnya, Atok Duan menghubungi warga lainnya meminta tolong untuk mengevakuasi binatang yang dapat hidup di dua alam tersebut ke darat. Dan hal itu pun sontak membuat heboh warga. (Sunusi)




