Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk menguatkan komitmen dan keberanian melalui kesadaran yang tinggi untuk bergerak melawan kejahatan narkoba dan mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.

“Kami mengajak Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Tokoh masyarakat pembuka agama para akademisi dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga komitmen dalam kebersamaan mencintai Indonesia dengan bersedia menjadi aktor gerakan perlawanan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba pungkasnya,” Ajaknya.
Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo melalui video sambutannya menyampaikan bahwa saat ini 1,7% atau 3,3 juta jiwa penduduk Indonesia menjadi korban penyalahgunaan narkotika.
Oleh sebab itu, kita harus perang kejahatannya narkotika sampai ke akar-akarnya. Kita harus melindungi masa depan generasi muda.
“Dan saya mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama memperkuat ketahanan keluarga dan masyarakat, mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini dan membantu upaya rehabilitasi pecandu narkotika. Sehingga Indonesia Emas 2045 yang bertumpu pada generasi muda yang produktif dapat kita arahin bersama”, kata Presiden RI.(R2)




