Asmar optimis program optamalisasi lahan melalui mekanisasi dan pompanisasi ini bakal meningkatkan indeks pertanaman.
“Biasanya petani hanya bisa menanam satu kali dalam satu tahun dengan adanya mekanisasi dan pompa air ini akan ada percepatan sehingga petani bisa menanam dua kali dalam setahun bahkan tiga kali dengan komoditi berbeda,” ujarnya.
Dia berharap bantuan yang diberikan pemerintah bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh petani untuk produktivitas lahan pertanian mereka.
Mudharuddin dari kelompok tani desa Bandar Jaya Kecamatan Air Sugihan OKI merasa bersyukur bantuan yang diberikan ujar dia akan sangat membantu dalam memaksimalkan hasil pertanian dan mempercepat proses penanaman.

“Saya mewakili seluruh kelompok tani yang mendapatkan bantuan mengucapkan terimakasih Kepada pemerintah pusat melalui kementrian pertanian dan Pemkab OKI yang telah menyalurkan bantuan, kami akan semaksimal mungkin memanfaatkan alat pertanian untuk meningkatkan produksi padi,” ujar dia.
Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura OKI, Sahrul mengatakan, Opla rawa dan pasang surut di OKI fokus pada tata kelola air efisien dan perbaikan infrastruktur irigasi.




