
Perlu kami jelaskan bahwa Aliansi Wartawan Asal Simalungun (A.W.A.S) bukanlah dalam posisi berseberangan dengan pemerintah. Tapi mengingat tragedi ini sudah berjalan 5 bulan lebih tidak kunjung selesai ,maka faktor ini lah dasar AWAS ikut peduli dan turut memperjuangkan hak warga yang menjadi korban yang di aminkan oleh warga.
Namun menurut pemerintah setempat bahwa A.W.A.S sebagai dianggap “penghalang” pencairan dana ganti rugi untuk warga terdampak kejadian dimaksud.
Maka kami dari keluarga besar AWAS ketua anton Garingging ( KSB ) Julefendi sinaga ,Lisbeth sinaga dan ( DPP. DPD )
Bersama Dewan pendiri Aliansi Wartawan Asal Simalungun .( AWAS ) H.Dens Simarmata SH. menyatakan sbb :
” Bahwa mulai hari ini :
Selasa Tgl : 14 Mei 2024 Kami akan melepas kuasa warga dengan Catatan :
1) Pemerintah Kabupaten Simalungun menyatakan bahwa banjir bandang yang terjadi di Binanga Bolon Tahun 2023 adalah akibat Culva (kelalaian/kesalahan) orang lain.( Jamson damanik)
2) Berikan hak rakyat sesuai kerugian akibat dampak banjir bandang tersebut .
3) Periksa dan PENJARAkan oknum Jamson damanik bila ada unsur pidana didalamnya.
4 Mengembalikan segala bentuk kerugian Keluarga besar Aliansi Asal Simalungun (AWAS) melalui kesepakatan ini AWAS berharap agar Bupati Simalungun memberi perhatian khusus.
Semoga Bapak Bupati diberikan kesehatan dalam menjalankan tugas ,Mohon maaf sebelumnya jika ada perkataan yang kurang berkenan.(S. Hadi Purba)




