
Sementara kepala Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Friska E. Simanjuntak, SKM, MKM, mengatakan Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia. Salah satu masalah kekurangan gizi yang masih cukup tinggi di Indonesia terutama masalah pendek (stunting) atau kurus (wasting) pada balita serta masalah anemia dan kurang energi kronik pada ibu hamil.
Masalah kekurangan gizi pada ibu hamil ini dapat menyebabkan berat badan dan bayi lahir rendah dan kekurangan gizi pada balita termasuk stanting.
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1000 hari pertama kehidupan, stunting mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Anak stunting juga memiliki resiko lebih tinggi menderita penyakit kronis di masa dewasa akibat kekurangan gizi pada 1000 HPK bersifat permanen dan sulit untuk diperbaiki.ujar Friska.




