Abdul Rahman (BADKO HMI Sumut.
Dr. M Furqan (Ketua yayasan EKA) dan Ridho Ketua HMI Cabang Medan.
Sebelum acara dimulai Tahniah kepada HMI yang telah berusia 77 tahun, dirangkai syukuran Prof. Zainul Fuad yang memperoleh Guru Besar, serta Milad UAS (Ustadz Ahmad Syukri).
Dadang dalam pemaparannya bahwa HMI sebagai sumber mata air KAHMI sudah tidak diragukan lagi, namun melihat kondisi saat ini bahwa HMI ditengah pusaran kekuasaan tentunya ini bisa menggeser nilai-nilai suci, terbinanya insan akademis, berlandaskan Al-Qur’an dan hadits.

Lebih lanjut tentunya dinamika global, atau globalisasi melemahkan profetik, profetik adalah nilai kenabian yang dipadukan sebagai sebuah konsep untuk dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari jelas Dadang.
Prof. Hasyim Purba menyoroti tentang pergeseran paradigma HMI, ini menjadi gawe kita bersama untuk kembali kepada kithaah, dan harus di tindaklanjuti.
Menjadi tantangan bagaimana menata ulang yang muaranya pengkaderan yang berkelanjutan, dan mengadopsi perkembangan zaman.
Hadir pada diskusi ini para Senior dan Guru yang telah berkontribusi kepada kemajuan HMI dan sekarang perjuangan dilanjutkan di KAHMI.




