
Zuhri mengatakan, SMK Negeri 1 Siantar Kabupaten Simalungun merupakan SMK Pusat Keunggulan (SMK-PK) dan tidak banyak SMK yang bisa menjadi pusat keunggulan.
“Kita harus bangga atas prestasi tersebut dan berharap para siswa SMK Negeri 1 Siantar ini dapat bersaing dalam memamerkan produk dan jasa pada setiap kompetensi keahlian yang ada di sekolah,”kata Zuhri.
Zuhri juga menyampaikan, bahwa salah satu indikasi penguasaan kompetensi siswa SMK bisa dilihat dari produk atau karya-karya dihasilkan yang nantinya dapat dipasarkan pada masyarakat dan bersaing di dunia usaha.
“Teaching factory menjadi salah satu bentuk implementasi Merdeka Belajar pada pelaksanaan program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam rangka menguatkan soft skills dan hard skills siswa, termasuk menumbuhkan kreativitas siswa,”ungkap Zuhri.
Acara juga dihiasi dengan penampilan fashion show busana adat pernikahan daerah dan busana daur ulang serta tari-tarian daerah.
(S.Hadi Purba)




