Terpisah, Kepala Dinas BPBD Kabupaten Simalungun, Resman H Saragih saat dikonfirmasi Jumat (20/10/2023) menyebutkan, lokasi longsoran di Bukit Simarsolpah merupakan kawasan sumber air minum bagi penduduk Nagori Durian Banggal.

Air minum yang dikelola oleh Pemerintah Nagori Durian Banggal mati, sehingga kedua korban melakukan perbaikan. Saat perbaikan telah selesai, keduanya kemudian pulang menyusuri Bukit Simarsolpah, namun nahas tanah dan batuan yang berada di punggung bukit tiba-tiba longsor dan menimpa kedua warga tersebut dan sampai saat ini belum ditemukan”, sebut Resman Saragih.
” Pada saat ini jumat (20/10) kita sudah menurunkan 3 unit Excavator dua unit dari Dinas PU Bina marga kabupaten Simalungun dan satu dari Pemerintah Provinsi ( Propsu) ,dikabarkan satu unit alat berat Excavator milik Jeka Saragih sudah turun tadi malam tapi belum beroperasi mengingat operator belum ditempat” Jelas Resman.
” Mudah- mudahan katanya, pencarian terus dilakukan sampai korban ditemukan kita berdoa kepada Tuhan semoga korban dapat ditemukan” Tutup Resman dari sambungan telepon.(S.Hadi Purba)




