
Beliau juga berharap, dengan adanya partisipasi publik untuk turut memantau dan mengawasi jalannya kontestasi pemilu maka akan melahirkan nilai-nilai demokrasi yang diharapakan.
“Pelibatan publik melalui Lembaga pemantau tentunya akan dapat membantu mewujudkan iklim demokrasi yang baik, sehat, jujur dan adil, sebagaimana pengamalan butir-butir dalam Pancasila, sehingga dapat mencetak hasil pemilu yang demokratis”, pungkas Fitri Andi yang bergelar juga adat Lampung Batien Nata dari sukeu Agung Buay Beliyuk.
Untuk diketahui pada acara tersebut dihadiri sejumlah narasumber diantaranya, Lailatul Khoiriyah, S.Hi, yang juga merupakan ketua Bawaslu Lampung Timur, Hermansyah, S.Hi, HM, Syahroni, Hendi Widoyono, dan pada sesi kedua hadir pula narasumber Winarto, S.Kom, MM yang membawakan materi tentang isi strategis implementasi fungsi penyelesaian sengketa cepat dalam penyelenggara pemilu tahun 2024. (Wiwin)




