Hobbol berharap melalui kegiatan ini Dinas terkait dan pihak Kecamatan, Kelurahan atau Desa, untuk betul betul melakukan pendataan. Agar data yang masuk valid dan tidak timpang tindi.
“Dengan melakukan pendataan yang benar, otomatis data yang didapatkan dari lapangan benar benar Valid. jadi kita tahu berapa persen angka kemiskinan ekstrim di Kabupaten labuhanbatu.” Ujar Hobbol.
Dirapat tersebut, Hobbol juga mengharapkan saran dan masukannya untuk jadi bahan evaluasi agar program percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Labuhanbatu dapat terealisasi dan berjalan dengan baik.
Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Bappeda Ida Farida SKM.MKM menjelaskan saat ini rapat koordinasi kita arahkan ke Koordinasi data. karena sampai hari ini kita banyak megang data jadi terkadang ada tumpang tindih dan mis data disitu karena dari BPS megang data, dari Dinsos mengang data dan dari Dinas PMD pun megang data.

Tujuan kita sebenarnya sama bagaimana penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Labuhanbatu bisa mencapai target sesuai dengan target Bapak Presiden RI Joko Widodo,
penghapusan kemiskinan Ekstrim menjadi nol persen di tahun 2024.




