“Sedangkan kata Keluwat adalah nama Wilayah tempat berdomisilinya masyarakat Kluet yang terdiri dari lima Kecamatan, yang kemudian disebut dengan Kluet Raya.
Dari masing masing Kecamatan tersebut mempunyai simbol dari tanaman khas masing masing, yaitu : Kecamatan Kluet Utara “Bulung Maman”; Kecamatan Kluet Selatan “Buah Nipah”; Kecamatan Kluet Timur “Bulung Dilam”; Kecamatan Kluet Tengah “Bungo Acom Cekalo”; Kecamatan Pasie Raja “Buah Palo”.
Dari kelima Motif tersebut kemudian di refresentasikan pada pakaian Adat, Peci, Tas, Cendramata dan lain-lain sebagai ciri khas daerah Kluet, sambung Dak Yusnir.
Sebagaimana publik di Aceh Selatan mengetahui selama ini, setelah Motif Senuwan Keluwat diresmikan oleh Bupati Aceh Selatan pada Perayaan hari puncak HUT Kecamatan Kluet Timur ke 20 pada tanggal 13 Juni 2022, juga ikut dihadiri Ketua DPRK Aceh Selatan, Amiruddin, wakil ketua DPRK Aceh Selatan, Adi Samridha, serta anggota dewan selain itu juga hadir para tokoh adat Kluet, para camat se – Kecamatan Kluet Raya, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Selatan, H. Rusli Rasyid beserta para SKPK di lingkungan Pemkab Aceh Selatan; untuk tahap awal telah dibuat dalam bentuk Peci bermotif Senuwan Keluwat, tampak antusias masyarakat untuk memiliki dan memakainya. Saat ini Produk Motif Senuwan Keluwat mulai digunakan dan ada pada pakaian Adat dan pakaian sehari-harinya. (Wiwin Hendra)




