“ Tentunya kita tidak dapat menduga kapan musibah akan terjadi. Namun hendaknya hal ini menjadi pelajaran bagi kita untuk senantiasa meningkatkan kewasapadaan dan berhati-hati agar musibah ini tidak terulang” ucap Bupati Amran.
“Untuk saat ini, pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan masa panik sebagai bentuk kepedulian dan respon awal terhadap musibah yang terjadi. Selanjutnya, kita bersama-sama akan berupaya agar kondisi dan fasilitas yang terdampak musibah kebakaran dapat dipulihkan kembali, sehingga proses belajar mengajar di dayah dapat kembali berjalan, baik melalui sumber APBK maupun dengan usulan ke Provinsi melalui sumber APBA” ucap Bupati Amran. (Wiwin Hendra)




