ia mengatakan hubungannya dengan masyarakat tak ada masalah meski dirinya berstatus eks nafiter,”kalau saya pribadi masa lalu biar masa lalu,”Ucapnya
ia berharap pemerintah daerah berkenan memperhatikan eks Napiter seperti apa yang telah dilakukan oleh pihak Polda Sumsel dan FKPT Sumsel menurut dia, pembinaan secara ideologi memang penting tetapi jika tidak disertai dengan bantuan seperti pengembangan usaha maka deradikalisasi bisa tak maksimal, menurut nya paham tersebut sangat berbahaya baik dalam kehidupan berkeluarga maupun bermasyarakat dirinya berpesan agar semangat dalam beragama wajib disertai dengan tabbayun dan jangan menutup diri dengan banyak belajar sehingga tidak dengan mudahnya membid’ah kan bahkan mengkafirkan sesama muslim.
Sedangkan faktor internal berasal dari dirinya sendiri,hal tersebut tidak lepas dari upaya yang dilakukan aparat seperti BNPT dan kepolsian yang terus memberikan perhatian “Memanusiakan” dirinya dan keluarganya bahkan saat dirinya masi menjalanin hukuman dilapas,”orang yang dulunya saya musuhi Teryata yang justru jadi teman saya saat susah,”Ujarnya




