Diduga pelaku pembegalan sebanyak dua orang, pada saat terjadi penganiayaan sekaligus perampokan terhadap korban, korbanpun sempat teriak namun kondisi saat itu dalam keadaan sepi.
“Setelah kejadian itu, saya langsung pulang ke rumah dan menceritakan kepada ibu saya, yang menusuk itu orang yang di bonceng, dompet yang di ambil berisi STNK, SIM, ATM dan kartu lainnya, kedua pelaku memakai helm dan saya sama sekali tidak mengenali mereka, Pelaku satunya menunggu dari kejauhan sekitar 4 meter di depan, Setelah dia bilang turun mereka langsung pergi, dan luka yang saya dapatkan di bagian kepala dan di tangan,” ungkap Vandea didampingi Rudi Hartono, ayah sekaligus Ketua SMSI OKU.
Sementara itu Kapolsek Sukarami, Kompol Dwi Satya Arian saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, pada hari Rabu (10/05) Ia mengatakan laporan korban sudah diterima dan ditidaklanjuti pihaknya.
“Sudah ditindaklanjuti, Olah TKP, Visum Korban, Riksa Saksi, dibackup Sat Reskrim Polrestabes, penyelidikan lanjut, pulbaket dilapangan untuk buru pelaku”, Kata Kapolsek.(Red)




