Sementara perwakilan tim penilaian pusat kampung KB, Ir. Yosrizal menyampaikan, penilaian kampung KB diantaranya dinilai melalui seberapa berhasilnya Desa dimaksud dalam menjalankan program kemasyarakatan seperti, bergotong royong, pola hidup sehat, lingkungan bersih, pemanfaatan lahan kosong seperti perkarangan rumah, Posyandu, BKB, BKR, BKL, UPPKA dan Rumah Data.

Penilaian kampung KB juga berdasarkan laporan pemerintah daerah dalam hal ini dinas BP2KB, yang disesuaikan dengan cek kami dilapangan, jika dilaporkan 8 tetapi yang dilaksanakan 7 maka nilainya akan kami kurangi, begitu juga sebaliknya.
Diakhir pidatonya Yosrizal berharap, Labuhanbatu bisa menjadi ikon bagi desa-desa yang lain yang ada di Kabupaten Labuhanbatu. Sehingga program keluarga berkualitas bisa merata di seluruh Indonesia.
” Selamat untuk kabupaten Labuhanbatu dan Desa Pondok Batu mampu menduduki nominasi 10 terbaik kampung KB tingkat nasional, Labuhanbatu mampu bersaing dengan 83.000 Desa lebih se-Indonesia. Semoga sesuai dengan yang dilaporkan dan bisa menjadi peringkat terbaik” tutupnya.




