
Rosullulloh tidak hanya memohon keberkahan bulan Rajab dan Sya’ban saja, tapi juga memohon supaya bisa berjumpa dengan Ramadhan. Bahkan, Rasulullah selalu melakukan persiapan khusus, yakni dengan memperbanyak puasa pada bulan,Rajab, Sya’ban serta menyambungkan tali silahturrahmi dengan orangtua sahabatnya serta meningkatkan amal dan ibadahnya
Sebagai Muslim, sambutlah Ramadhan dengan sukacita. Persiapkan jasmani dan rohani. Mantapkan keimanan serta luruskan niat. Syekh Abdul Qadir al-Jailani mengingatkan umat Islam untuk menyambut bulan Ramadhan dengan terlebih dahulu menyucikan diri dari dosa dan bertobat dari semua kesalahan masa lalu tambahnya
Mari Bersihkan hati kita sebelum bertemu dengan bulan suci. Dengan begitu, Ramadhan tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan kuantitas ibadah, tapi juga kualitas penghambaan kita kepada Allah SWT mari terus tebar kebaikan selagi kita diberikan kehidupan sementara didunia ini sebelum kita berjumpa dengan kehidupan Abadi (kehidupan akherat red) tutupnya .(Rhm)




