Rata-rata lubang jalan bervariasi dengan diameter 30-40 cm dengan kedalaman 10-15 cm.
Sebelumnya, Badan Pelaksana Jalan Nasional(BPJN) Aceh, melalui PPK 1,4. Fattah Fikri berjanji akan segera memperbaiki jalan yang berlubang.
Namun sudah 3 minggu belum ada tindak lanjut dari rekanan untuk memperbaiki jalan yang berlubang.
Menanggapi hal itu Ketua Komisi IV DPRK Aceh Timur Yahya Boh Kaye menilai janji BPJN hanya PHP (Pemberi Harapan Palsu) belaka kepada publik.
Buktinya sampai saat ini jalan belum di perbaiki, jadi sekedar PHP publik, kritik Yahya Boh Kaye.
Yahya BKY menuturkan, seharusnya pihak BPJN harus peka dan tanggap, karena jalan Nasional banyak di lintas pengendara.
“Apa mereka menunggu lebih banyak lagi jatuh korban,” tanya Yahya BKY.
Lanjutnya, Jika rekanan tidak mampu dan tidak becus, putuskan saja kontraknya, berikan kepada perusahaan lain yang kinerja nya baik,” pungkas politisi Partai Aceh tersebut.(Wiwin Hendra).




