Kalau berdasarkan keterangan yang diberikan oleh tetangganya, kata Raden, jika yang bersangkutan pernah melakukan percobaan bunuh diri pada tahun 2019 lalu.
“Mengenai kejadian yang kedua kalinya ini, kita masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan barang bukti yang ada di lokasi guna memastikan penyebab kematian korban,” ungkapnya.
Sementara tetangga korban, Afung mengatakan, jika korban tinggal seorang diri. Kesehariannya tidak bekerja namun merupakan seorang tatung.
“Dua tahun lalu, tepatnya pada tahun 2019. korban pernah mau bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perutnya, di duga korban depresi,” katanya.
Namun upaya bunuh diri tersebut sempat diselamatkan karena korban langsung di bawa ke rumah sakit.
Sementara itu, ketua RT setempat Sule. Mengatakan. Dirinya tidak tahu pasti penyebab tewasnya korban. Karena saat itu dirinya sedang berada di rumah.
“Saya tidak tahu pasti. Saat kejadian saya di telpon warga. Bahwa korban sudah meninggal di rumahnya.” Katanya.
Sule menjelaskan. Korban merupakan seorang Thatung. Di mana kesehariannya tinggal sendirian di rumahnya.




