Diamnya pengawas/Konsultan ketika ada pekerjaan yang tidak dilaksanakan atau mengurangi spek, dan tidak sesuai RAB ini jelas sebuah permasalahan yang harus disikapi bersama, yang mana kita juga sebagai penerima manfaat dari pembangunan tersebut. Kami tidak mau pembangunan RSUD Cilograng dikerjakan asal-asalan. Kami berharap kepada dinas terkait seperti Inspektorat BPKP, Ombudsman Kejaksaan dan KPK turun tangan melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pembanguan RSUD Cilograng, jangan terkesan tutup mata atau melakukan pembiaran, ujarnya,
Sementara terkait beredarnya harga satuan yang di terima oleh vendor yang sangat murah dan jauh dari kata sesuai, dimana RAB dari dinas yang dikasihkan ke vendor oleh PP Urban sangat rendah, hampir setengahnya bahkan kalau di lihat dari harga satuan SSH Provinsi Banten itu tidak layak. Sehingga Subcon selaku pelaksana memakai material murah dan kualitas rendah, akibat harga yang tidak terjangkau. Seperti penggunaan pasir yang mengunakan pasir laut yang berasal dari Sawarna dan Bayah. Jelas itu tidak sesuai dengan spek, karena pasir tersebut mengandung garam dan bisa mengakibatkan cepat Korosi pada besi.




