Nusantara Netizen | OKI,
Narkoba dan Radikalisme menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan bangsa. Generasi muda yang akan menjadi penerus estafet kepemimpinan terancam dibodohkan. Pencegahan peredaran narkoba dan paham radikalisme harus dimulai dari titik terkecil, yaitu kampung-kampung dan desa-desa.
Demikian dikemukakan Dirbinmas Polda Sumsel, Kombes. Pol. Heru Trisasono, S.I.K, M.Si saat melakukan Asistensi Kampung Tangguh Anti Narkoba dan Radikalisme, di Ogan Komering Ilir, Rabu (21/9/2022).
“Di Polda, kami setiap bulan mengadakan evaluasi terhadap kasus-kasus narkoba dan radikalisme, dari hasil data kami, kasus narkoba dan radikalisme ini semakin meningkat, maka atas perintah dari Bapak Kapolda, Polri bersama TNI, BNN, Pemda dan stake holder terkait diminta untuk membangun kawasan anti narkoba dan radikalisme di pedesaan,” ujarnya.
Dihadapan Bupati OKI dan jajaran serta Forkopimda Kabupaten setempat, Kombes Heru mengatakan, bahwa realisasi program ini merupakan bentuk perang melawan narkoba dan radikalisme, agar generasi muda penerus bangsa bisa terselamatkan.




