Iskandar juga menjelaskan, bahwa dalam perang melawan narkoba tentunya ada para bandar yang menjadi musuhnya, para bandar dan pengedar ini memiliki taktik yang luar biasa dan selalu saja menemukan cara baru agar lolos mengedarkan narkoba.
“Para bandar ini orientasinya bisnis, mereka menawarkan narkoba dengan berbagai cara agar generasi muda kita ini tergoda, maka tentu saja diperlukan sinergi yang kuat dari kita bersama agar masalah narkoba dan radikalisme ini bisa dihilangkan,” harapnya.
Tentu saja, pihaknya juga menyambut baik pembentukan kampung tangguh anti narkoba dan radikalisme ini, selain program-program yang sudah di canangkan, Pemkab OKI juga akan libatkan CSR dari perusahaan-perusahaan yang ada.
“Untuk langkah selanjutnya, kami mohonkan arahan dan bimbingan dari Bapak Kapolda Sumatera Selatan dan jajaran,” Pungkas Bupati.
(M.Tahan_Rel)




