Sementara M. Rasidin selaku Geuchik mengatakan, selain untuk memanjatkan Do’a, acara itu juga sebagai sarana untuk melestarikan warisan budaya masyakarat, sekaligus sebagai wadah untuk mempererat hubungan kebersamaan dan keharmonisan serta jalinan silaturahmi antar warga desa, tandas M. Rasidin.
(Wiwin Hendra)




