Nusantara Netizen – Palembang
Aktivis Gerakan Dan Demokrasi sekaligus putra daerah asal sumsel yang kini menetap di Jakarta , Harda Belly menyoroti perkembangan kepemimpinan di Sumatera Selatan (Sumsel) yang terlalu banyak diisi oleh orang-orang lama, satu keluarga, dan sampai terbentuknya bangunan dinasti politik.
Menurut Harda sapaan akrabnya, dinasti politik di Sumsel ini sudah biasa akan tetapi kesadaran masyarakat akan mudaratnya yang lebih besar dari pada manfaatnya itu belum terbangun, dari matinya regenerasi sampai peluang besar untuk korupsi.
“Dinasti politik hanya berorientasi melanggengkan kekuasaan, bukan untuk mensejahterakan masyarakat. Untuk itu, Sumsel harus terlepas dari dinasti politik yang ada, agar menjadi provinsi yang maju dan masyarakatnya sejahtera,” Ujar Harda dalam keterangannya pada sabtu 6/8/2022.
Harda menegaskan, politik dinasti juga merusak regenerasi kepemimpinan yang sehat dan kuat. Untuk itu, bangunan dinasti politik yang ada saat ini harus bisa dihilangkan, masyarakat perlu membuka kesadaran akan hal itu




