“Tidak butuh waktu lama, terlapor langsung ditangkap petugas. Petugas PPA Polres OKI juga mengajak diskusi terkait solusi yang akan ditempuh,” ucap Putri.
Saat ditanya nama petugas PPA yang diceritakannya tersebut, Putri menyebutkan beberapa nama petugas yang disebutnya bersikap humanis tersebut.
“Katimnya Aipda Dedi Alpian, kalau penyidiknya Brigpol Nopriansyah dan Briptu Erlis Wulandari. Mereka benar-benar memberikan ruang penyelesaian yang tepat bagi perempuan,” tambah Putri.
Selain Putri, seorang ibu yang tidak ingin menyebutkan namanya mengatakan, petugas PPA Polres OKI sangat ramah dan santun.
“Jarang sekali ada polisi yang seramah Pak Dedi dan Timnya. Polisi seperti mereka yang dibutuhkan warga OKI, bahkan seluruh warga Indonesia,” ujar sang ibu.
Tidak jauh berbeda, Ariyani (38) saat ia diminta keterangan terkait kesaksian kasus KDRT mengatakan, ia kagum dengan sosok polisi yang humble dan humanis.
“Kami jadi lebih nyaman dalam memberikan kesaksian, tidak ada suara maupun nada yang keras. Terlebih lagi biasanya perempuan akan mudah down kalau ditanya dengan suara yang keras,” ucapnya singkat.




