Foto : Rumah Samsul Bahri sangat tidak layak huni. (Foto/Say)
NusantaraNetizen-Aceh Utara
Setiap keluarga pasti memiliki impian rumah tempat tinggal yang layak. Begitu juga halnya dengan Samsul Bahri (49), warga Gampong Paya Bili, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Aceh.
Hidup bersama dengan istrinya Rosmala (47) dan tiga buah hatinya, kepala keluarga berprofesi sebagai kuli bangunan tersebut, tetap bersyukur walau harus menempati sebuah rumah yang tidak layak huni.
Ditemui media ini, Jumat (10/12/2021), Samsul memperlihatkan material bangunan ‘istana’ mereka yang hanya berdindingkan tepas bambu dan atap daun rumbia.
Kondisi dinding nyaris dipenuhi lubang akibat keropos serta atap mayoritas bocor, bangunan rumah itupun dikhawatirkan ambruk akibat material termakan usia.
“Walaupun kondisi seperti ini, tapi inilah istana kami. Kalau musim penghujan, kami semua takut juga rumahnya ambruk,” sebut Samsul ketika berbincang dengan awak media.
Keterbatasan ekonomi karena dirinya hanya berprofesi sebagai kuli bangunan, membuat keluarga tersebut belum mampu merehabilitasi rumah yang layak untuk ditempati, apalagi anak mereka masih bersekolah.




