Nusantara Netizen – Manado
Rencana akan adanya kenaikan gas elpiji jenis subsidi 3,kilo di beberapa daerah termasuk di sulawesi utara,dijamin pemerintah tidak akan ada perubahan harga.
Tokoh masyarakat yang berdomisili di kecamatan malalayang Audy Koagow memberi apresiasi kepada pemerintah provinsi yang sampai saat ini masih memperhatikan masyarakat yang kurang mampu.
Audy mengatakan kalau elpiji 3 kilogram yang porsinya lebih dari 93% dari total konsumsi elpiji nasional per januari 2022 tidak mengalami perubahan harga,serta dipastikan mengacu kepada Harga Eceran Tertinggi (HET).
Sementara ketua DPW LSM LPAKN-RI sulawesi utara Braind Jons Holle menjelaskan bahwa pemerintah sulut harus tetap bersandar pada peraturan menteri energi dan sumber daya mineral yang di dalamnya termasuk undang undang nomor 22 tahun 2001 tentang migas.
Braind juga minta kepada semua pelaku usaha serta pertamina agar dapat memperhatikan kepentingan rakyat kecil dari pada kepentingan pribadi,karena itu adalah asas undang undang yang selalu didengung dengungkan oleh presiden.



