Simalungun,Nusnet.news- Sebelumnya diwartakan disalah satu media online,bahwa Pangulu Nagori Buntu Turunan inisial RBN telah bersikap arogan dan bekingi perusahaan CV.Jaya Anugerah dalam alih fungsi kehutanan menjadi lahan perkebunan sawit, selain itu juga dituliskan bahwa Pangulu RBN memerintahkan pihak CV.Jaya Anugerah agar meratakan tanaman milik masyarakat dan langsung menyaksikan perusakan tanaman di lahan tersebut tepatnya di Huta lll, Nagori Bosar Nauli, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Atas hal tersebut, Pangulu Nagori Buntu Turunan Roberton Nainggolan bersama beberapa petani lokal dari Nagori Bosar Nauli mengungkap kebenaran saat wawancara bersama beberapa wartawan pada hari Kamis (05/09/2024),”Yang pertama saya agak menyesalkan atas pemberitaan tersebut karena hanya sepihak tanpa konfirmasi pada saya terlebih dahulu selaku yang dituliskan dalam warta tersebut, tentu saya dirugikan dalam hal ini,padahal yang sebenarnya saya hanya menjelaskan dan memberikan motivasi pada saudara Nelson Manurung supaya tidak memperdaya masyarakat demi ambisi pribadinya menguasai lahan perusahaan,karena dia ini merupakan salah satu otak dibalik penggarapan lahan milik CV.Jaya Anugerah yang sangat ambisi ingin menguasai lahan tersebut dengan mengandalkan jabatan Gamot (Kadus =Red) yang baru diamanatkan beberapa bulan lalu padanya “ungkap Roberton Nainggolan.




