Simalungun, Nusnet.news-Dugaan korupsi Di PDAM Tirta Lihou Simalungun yang dipimpin oleh Direktur Utama (Dirut) Dodi Ridowin Mandalahi semakin menguak dan saat ini menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Simalungun.
Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Gemapsi) membuat dugaan korupsi di PDAM Tirta lihou Simalungun menjadi fokus untuk mendorong aparat penegakan hukum bertindak mengungkap dan memberantas Korupsi di Simalungun.
Menurut Ketua Gemapsi, Anthony Damanik bahwa pihaknya telah membuat laporan dugaan tindak pidana korupsi PDAM Tirta Lihou ke Polisi Daerah Sumatera Utara, dan akan mengawal laporan tersebut hingga nanti dapat diungkap pembuktianya dengan jelas. Dan saat ini yang menjadi sorotan utama, terkait penggunaan anggaran pada item biaya rupa-rupa umum yang mencapai Rp. 1,4 Miliar. Dimana dalam laporan keuangan realisasi penggunaan anggaran pada PDAM Tirta Lihou tersebut tidak melampirkan secara rinci kemana dana tersebut digunakan.
“Ini akan menjadi atensi kita untuk mengawal laporan dugaan korupsi di PDAM Tirta Lihou, dan laporan Gemapsi sudah disampaikan ke Poldasu. Dalam penelusuran Gemapsi terhadap laporan keuangan PDAM Tirta Lihou banyak ditemukan indikasi korupsi yang sangat terstruktur. Dan Gemapsi berharap ke pada Poldasu dapat mengungkap hal tersebut dan memberikan pada publik hasil pemeriksaan nantinya, sehingga wujud transparansi pada pengungkapan kasus dugaan korupsi oleh APH dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat pada institusinya,” Jelas Anthony Damanik.




