OKI, Nusnet.news- Bupati OKI, H. Iskandar, SE, mendapat sorotan tajam dari masyarakat karena ketidak sesuaian infrastruktur dengan janji-janjinya dalam slogan “Membangun OKI dari Desa” selama dua periode menjabat. Isu ini menjadi viral dan memicu reaksi keras dari berbagai kalangan.
Infrastruktur jalan yang terbengkalai, kurangnya lampu jalan yang berfungsi, serta kondisi pendidikan yang memprihatinkan, semuanya menjadi fokus kritik aktivis di OKI.
Sesuai dengan janjinya, Bupati OKI seharusnya memprioritaskan pembangunan dari tingkat desa, namun kenyataannya hal itu belum terwujud.
Salah satu kelompok aktivis yang angkat bicara adalah Organisasi Kepemudaan Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK OKI). Rivaldy Setiawan, SH, sebagai Sekretaris PGK OKI, menegaskan, “Kami terus menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pengalaman selama kepemimpinan Bupati OKI selama dua periode. Masyarakat di pelosok merasakan minimnya akses dan perhatian dari pemerintah. Sebelumnya, sebelum Bupati mengundurkan diri, kepeduliannya tidak seaktif ini dan jarang muncul dalam beberapa tahun terakhir,” ungkap Rivaldy.




