Palembang,Nusnet.news- Dua dinas PUPR yang ada di Sumatera Selatan yakni Dinas PUPR Kab. OKI dan PUPR Kab. Ogan Ilir didemo secara bersamaan di halaman Kantor Kejati Sumsel, Kamis (10/05) oleh ormas Gerakan Tuntutan Rakyat Sumsel.
Kedua dinas PUPR ini dijelaskan ormas tersebut dalam orasinya, diduga kuat telah melakukan indikasi penyimpangan saat melaksanakan realisasi kegiatan proyek yang diselenggarakan.
Proyek tersebut yakni rehab jembatan ruas Simpang Kilip-Tanjung Temiang Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir tahun 2022 senilai Rp. 641.800.000,-, melalui dana APBD Kabupaten Ogan Ilir, dan dikerjakan oleh CV. Maju Utama.
Dimana pekerjaan ini dinilai tidak sesuai spek dan anggaran yang dikucurkan karena belum lama dikerjakan sudah ambruk kembali sehingga hal itu menandakan jika proyek tersebut bermasalah tanpa mengutamakan mutu dan kualitas bangunan.
Selain proyek Dinas PU PR Di Kabupaten Ogan Ilir itu, ada juga proyek yang diselenggarakan oleh dinas PU PR Kab. OKI yakni berupa pembangunan perkuatan tebing desa Muara Baru Kecamatan Kayu Agung Kab. OKI.




