Labuhanbatu,Nusnet.news- Sehubungan dengan ditemukannya kasus polio CVDPV2 di Kabupaten pidi e Aceh pada awal November 2022 maka perlu dilaksanakan penanggulangan kejadian luar biasa (KLB), salah satunya yang dilakukan pemerintah Kabupaten Labuhanbatu pada hari Senin 13/2/2022 di Posyandu rambutan Kelurahan Urung Kompas Kecamatan Rantau Selatan, yakni melaksanakan Sub Pin Polio pada anak usia 0-59 bulan.
Pemberian tetes polio tersebut disaksikan langsung oleh ketua tim penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu dr.Hj.Maya Hasmita,S.POG, MKM, Kepala Dinas Kesehatan H. Kamal Ilham S.K.M, MM, Camat Rantau Selatan Azhar Rambe, para lurah se-Kecamatan Rantau Selatan,Kapus Sigambal, dan PKK Kecamatan Rantau Selatan.
Ketua TP.PKK Labuhanbatu, dr.Hj.Maya Hasmita dikesempatan itu menyampaikan hasil dari audiensi pelaksanaan sub PIN polio pada tanggal 18 januari 2023 di rumah dinas Gubernur Sumatera Utara, Badan Kesehatan Dunia (WHO), komite ahli imunisasi nasional dan komite ahli era dikasih folium merekomendasikan untuk dilakukan perluasan wilayah pelaksanaan sub tim ke Provinsi Sumatera Utara yang berbatasan atau berdekatan dengan Aceh dan dikategorikan berisiko tinggi berdasarkan hasil risk assessment.




