Aceh Tenggara ,Nusnet.news- Lumbung Impormasi Rakyat(LIRA) minta polres Agara melakukan penyelidikan dana pokok pemikiran(Pokir) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) diduga syarat masalah.
Penggiat aktivis LIRA Muhammad Saleh Selian Kepada sejumlah Media Sabtu 10/2/23. Mengatakan, dana pokok pemikiran anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Tahun anggaran 2022. Sumber dana Anggaran Pendapatan Belanja Aceh(APBA) yang diperuntukkan untuk pemasangan paving block di sekolah – sekolah diduga syarat masalah.
Saleh Selian menerangkan lebih lanjut, berdasarkan temuan kami dilapangan disekolah SMA1 Negeri Lawe Alas sumber dana Pokir Anggota DPRA Junaidi dari Partai Hanura, pemasangan paving block pihak rekanan masih memakai ukuran spesifikasi lama yaitu ukuran 16 X18 ketebalan 6 Cm. Yang semestinya harus memakai Spesifikasi baru 17 X 19,5cm dengan ketebalan 6 cm. Namun ironis pakta dilapangan kita temukan ketebalan Paving block yang dipasang pihak rekanan hanya ketebalan 5 cm.
Selain itu pemasangan paving block terlihat di SMA 1 Negeri Lawe Bulan retak retak , yang menandakan bahwa pemadatan tanah tidak sesuai yang seharusnya dasar timbunan krikil lalu diatas timbunan pasir lalu dipadatkan secara unduk paving blok yang akan dipasang nah kami lihat dilokasi dipasang paving block petak .




