Surabaya,Nusnet.news- Merebaknya peredaran narkoba yang terjadi di dalam Lapas Pemuda Madiun, Lapas Kelas 1 Madiun, Lapas Mojokerto, Lapas Kediri dan Rutan Medaeng yang berada di wilayah Jawa timur, kali ini membuat gabungan ormas Madura meradang.
Hal itu dibuktikan dengan digelarnya aksi besar-besaran dari AMI, Madas, Joyosemoyo,Jawara, AKB Foundesen dan Jatim One yang digelar di depan kanwil kementerian hukum dan HAM Jawa timur dengan tuntutan copot oknum Kalapas, Karutan, KPLP dan KPR yang diduga terlibat dalam peredaran narkoba.
Aksi gabungan ormas Madura kali ini ditengarai lambannya penanganan dari pihak Kanwil Kemenkumham Jatim atas laporan berdasarkan temuan dan bukti valid yang berasal dari Lapas Pemuda Klas II A Madiun, Lapas Kelas 1 Madiun, Lapas Mojokerto, Lapas Kediri dan Rutan Medaeng yang menunjukkan foto dari WBP yang sedang menikmati narkoba.
“Kita disini sebelumnya sudah memberikan data data kepada pak Kadivpas melalui Kasi Pembinaan, tapi buktinya mana, bahkan kita sudah serahkan beberapa bukti foto yang menunjukkan bahwasanya di dalam lapas terdapat peredaran narkoba, kenapa sampai sekarang tidak ditindaklanjuti, jangan pura pura amnesia,” teriak salah satu orator saat menyampaikan aspirasinya di depan kantor kementerian hukum dan HAM (8/2).




