Jakarta,Nusnet.id- Sejumlah pakar mengungkapkan genre musik tertentu memang bisa diperkuat efeknya dengan penggunaan narkoba jenis khusus. Meski begitu, tak semuanya punya hubungan sejenis.
Sebelumnya, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Albertus R. Wibowo melarang musik remix demi menciptakan keamanan dan ketertiban, khususnya terkait penyalahgunaan narkoba.
Ia menyebut, berdasarkan analisis kepolisian, acara organ tunggal yang menyajikan musik remix rentan dijadikan tempat tindak penyalahgunaan narkoba dan kerap berujung keributan hingga menelan korban jiwa.
Contohnya ;Pembunuhan terhadap remaja berinisial ND(18) Warga 24 ilir Palembang pada awal oktober 2022
“Ya, jadi, musik remix-nya yang kami larang karena itu (rentan penyalahgunaan narkoba, red). Jadi ke depan sebaiknya diganti dengan musik atau lagu yang sesuai,” kata dia dikutip dibeberapa media
Benarkah musik dan narkoba terkait?
Dosen kesehatan mental dan ketergantungan obat terlarang di University of York, Ian Hamilton, dikutip dari The Conversation, menyebut selama berabad-abad para musisi menggunakan obat-obatan untuk meningkatkan kreativitas.




