Surabaya, Nusantara Netizen.id- Memperingati hari Santri Nasional, kali ini Aliansi Madura Indonesia (AMI) mengadakan acara tasyakuran yang digelar sederhana di tugu pahlawan Surabaya bersama pengurus jajarannya.
Hal itu dilakukan oleh Aliansi Madura Indonesia dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia terdapat peran ribuan kiai dan santri di dalamnya.
Jadi, dengan ditetapkannya Hari Santri Nasional, generasi saat ini dapat merefleksikan sejarah para santri dan kiai dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.
Hal tersebut seperti yang dikemukakan oleh Baihaki Akbar, S.E.,S.H selaku ketua umum Aliansi Madura Indonesia menerangkan bahwasanya para santri ikut bergabung dengan seluruh elemen bangsa dalam melawan penjajah. Tak hanya itu, mereka menyusun kekuatan di daerah terpencil, mengatur strategi, dan mengajarkan kesadaran tentang arti kemerdekaan.
“Para santri memiliki kontribusi dalam membimbing praktik keagamaan di masyarakat. Banyak santri yang menjadi pemimpin pada komunitas mulai dari imam mushola, pimpinan majelis taklim, hingga turut andil mengambil peran penting dalam lembaga pemerintahan, aset berharga ini harus dirawat agar dapat membawa kebaikan dan kemaslahatan,” tandas ketum AMI (21/10) yang juga merupakan alumni pondok pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo.




