Nusantara Netizen – Aceh Timur
Ketua Dewan pengurus pusat (DPP) aliansi wartawan Aceh independen (AWAI) Dedi saputra, mengatakan siapa pun boleh menjabat sebagai Pejabat (Pj) bupati Aceh Timur, asalkan yang bersangkutan paham tentang Aceh Timur.
“Apakah sipil (ASN), TNI, Polri yang masih aktif atau tidak, itu tidak masalah. Asalkan paham tentang Aceh Timur, tentang kondisi masyarakat Aceh Timur,”ujar Dedi saputra didampingi sekjen AWAI Andi zuanda beserta anggota AWAI.
Ia menjelaskan, calon Pj bupati Aceh Timur yang nantinya akan ditunjuk oleh Kemendagri juga diharapkan mampu memahami kondisi Aceh Timur paska konflik bersenjata.
Dedi juga mengatakan PJ bupati yang akan ditugaskan di Aceh pada Juli 2022 mendatang harus mampu merebut hati masyarakat Aceh Timur serta juga bermitra dengan awak media.
Bagi kami, apakah sipil aktif (ASN, militer aktif (TNI), atau Polri aktif tidak masalah. Mereka semua kan pengabdi negara,” ujar ketua umum DPP AWAI Dedi saputra.
Namun, ia berharap Pj bupati Aceh Timur yang akan bertugas nantinya diharapkan merupakan sosok yang mampu menguasai Aceh Timur serta berkomunikasi dengan atasannya di lembaga pemerintah, baik itu TNI atau Polri.




