Aceh Tamiang – Nusantara Netizen
Di karenakannya pasang surut harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kerap dikeluhkan petani di Kabupaten Aceh Tamiang,apalagi saat ini dilaporkan TBS milik petani setempat tak laku, meskipun di daerah itu terdapat pabrik kelapa sawit (PKS).
Dari sejumlah petani kelapa sawit dan pengumpul, mereka juga pada mempertanyakan alasan dari pihak PKS tidak lagi membeli TBS sejak seminggu terakhir.
Respon dari pihak pabrik atas hal tersebut, Manajer PKS Tanjung Seumantoh PTPN I, Basri menjelaskan, alasan kenapa mereka belum membeli stok TBS lantaran stok TBS mereka masih menumpuk di gudang.
“Kapasitas olah di PKS hanya 650 ton per hari, sedangkan masing masing kebun produksi TBS per harinya mencapai 600 ton per hari, seperti dari kebun lama 250 ton, kebun baru 250 ton dan kebun Tualang Sawit 100 ton per harinya,” ungkap Basri, Rabu, 11 Mei 2022
Basri juga menjelaskan bahwa saat ini PKS Cot Girek sedang mengalami perbaikan, sehingga rencananya TBS yang diolah di sana juga akan diolah di sini. Jadi, untuk sementara kami terpaksa tidak menerima dulu TBS pihak ketiga,” ungkap Basri.




