Ia menambahkan bahwa kondisi saat ini justru menunjukkan adanya upaya serius dari aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang lebih kondusif di Kota Pematangsiantar.
Rikkot juga mengajak seluruh pihak, termasuk tokoh nasional dan pejabat publik, agar dalam menyampaikan pernyataan kepada masyarakat tetap mengedepankan data terbaru dan kondisi riil di lapangan, sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap daerah yang sedang berbenah.
“Kami mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba, tetapi juga harus objektif melihat perkembangan. Saat ini kami melihat Pematangsiantar sedang bergerak ke arah yang lebih baik, dan itu perlu didukung bersama, bukan justru dilemahkan dengan pernyataan yang belum tentu sesuai dengan kondisi terbaru,” tegasnya.
DPP Bara Hati Indonesia berharap seluruh elemen masyarakat, aparat penegak hukum, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan terus bersinergi agar Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun benar-benar terbebas dari peredaran narkotika.
(S.Hadi Purba)




