Saat diinterogasi, tersangka memberikan keterangan penting. “MPH dan HAN mengaku mendapat pasokan dari seseorang bernama Jekut di Tanjung Balai. Ini adalah informasi emas untuk pengembangan kasus. Saya tidak mau berhenti di sini, saya mau tangkap bandarnya juga,” ungkap IPDA Hot dengan ambisi.
Tim langsung bergerak ke Tanjung Balai tengah malam. “Kami tidak buang waktu. Kami langsung koordinasi dengan perangkat desa dan berangkat ke Tanjung Balai tengah malam untuk geledah rumah Jekut. Sayangnya, dia sudah kabur. Tapi kami tidak akan berhenti. Kami akan terus kejar sampai dapat,” kata IPDA Hot dengan tekad.
Anggota tim yang ikut operasi memberikan testimoni tentang kepemimpinan Kanit baru. “Pak Kanit yang baru ini beda. Beliau turun langsung ke lapangan, beliau tidak cuma perintah dari kantor. Beliau ada di barisan terdepan saat penangkapan. Ini membuat kami semua termotivasi untuk kerja lebih keras,” ungkap salah seorang anggota.
“Pak Kanit juga sangat detail dan teliti. Beliau pastikan semua prosedur dijalankan dengan benar, semua barang bukti diamankan dengan baik, semua dokumentasi lengkap. Profesional sekali,” tambah anggota lainnya.




