“Di bidang pendidikan, madrasah, sekolah keagamaan, serta perguruan tinggi keagamaan terus menunjukkan peningkatan kualitas sehingga tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua. Program Desa Sadar Kerukunan juga menjadi langkah konkret dalam mempraktikkan nilai toleransi dan harmoni di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kementerian Agama turut menyoroti tantangan global di era Artificial Intelligence (AI) serta dinamika dunia yang penuh ketidakpastian. Oleh karena itu, seluruh ASN Kementerian Agama dituntut untuk menjadi pribadi yang adaptif, inovatif, serta responsif dalam memberikan pelayanan kepada umat dengan empati dan integritas.
Menutup sambutan Menteri Agama RI, Wakil Bupati Jamri mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama dan masyarakat, khususnya di Kabupaten Labuhanbatu, untuk menyatukan tekad sesuai tema HAB ke-80 demi mewujudkan Indonesia yang damai, maju, dan sejahtera.
Usai upacara, Wakil Bupati Labuhanbatu menyampaikan harapannya agar peringatan Hari Amal Bakti ini menjadi penyemangat bagi seluruh aparatur Kementerian Agama di Labuhanbatu untuk terus berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang keagamaan dan pembinaan umat.




