“Yang difungsikan hanya mesin pemifilan. Mesin lainnya belum digunakan,” sebut seorang pegawai honor yang mengaku sebagai operator dan tekhnisi mesin di Sentra IKM Pengolahan Jagung, Rabu 2 Juli 2025, didampingi seorang wanita yang bertugas di bidang administrasi.
Dijelaskan pegawai honor ini, mesin pembuatan bihun tidak pernah digunakan, karena berbeda ilmu yang ia dapat saat pelatihan di pabrik mie di Kota Pematangsiantar dengan yang ada di Sentra IKM Pengolahan Jagung.
Sehingga ia kurang mengerti mengoperasikan mesin yang ada di Sentra IKM Pengolahan Jagung. “Kalau di pabrik yang di Siantar, mesinnya besar. Ini kecil. Jadi berbeda,” ujarnya.
Sedangkan hal lainnya, hingga saat ini masyarakat belum ada yang menaruh rasa percaya ke Sentra IKM Pengolahan Jagung untuk mengolah jagung menjadi tepung dan bihun, katanya.
Sementara, Sanggam Manik, pihak ke tiga yang sering memanfaatkan jasa pemifilan jagung di Sentra IKM Pengolahan Jagung mengatakan, diawal beroperasi, mesin pengering jagung sempat difungsikan.




